Peralihan dari siaran TV analog ke TV digital telah membawa kualitas gambar dan suara yang jauh lebih jernih bagi masyarakat Indonesia. Salah satu saluran televisi favorit yang tidak boleh dilewatkan adalah GTV (sebelumnya dikenal sebagai Global TV). Sebagai bagian dari MNC Group, GTV menyajikan berbagai program unggulan mulai dari animasi, film, hingga acara realitas.
Jika Anda baru saja beralih ke TV digital atau kehilangan saluran GTV, artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai daftar frekuensi UHF GTV seluruh wilayah Indonesia beserta cara mudah mengaturnya di Set Top Box (STB) Anda.
Sejarah Singkat GTV (Global TV)
GTV awalnya mengudara dengan nama Global TV pada tahun 2002. Pada awal kemunculannya, stasiun televisi ini sangat ikonik karena menjadi pemegang hak siar utama program-program MTV Indonesia. Seiring berjalannya waktu, Global TV mulai memproduksi programnya sendiri yang menyasar segmen anak muda dan keluarga.
Pada 11 Oktober 2017, bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-15, Global TV secara resmi berganti nama menjadi GTV. Rebranding ini dilakukan untuk menyegarkan identitas visual dan menegaskan posisinya sebagai televisi keluarga modern di bawah naungan MNC Media.
Apa Itu Siaran TV Digital dan Kapan Diberlakukan?
Siaran TV Digital adalah teknologi penyiaran televisi yang menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi untuk menghadirkan kualitas gambar (resolusi tinggi/HD) dan suara yang jauh lebih bersih dibandingkan siaran analog konvensional. Di Indonesia, standar yang digunakan adalah DVB-T2.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), telah memberlakukan program Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran analog secara bertahap yang puncaknya dimulai pada tanggal 2 November 2022. Saat ini, hampir seluruh wilayah di Indonesia telah sepenuhnya bermigrasi ke siaran TV digital.
Tabel Lengkap Frekuensi UHF GTV Seluruh Wilayah Indonesia
Saluran GTV tergabung dalam satu multipleksing (MUX) bersama stasiun MNC Group lainnya, yaitu RCTI, MNCTV, dan iNews. Berikut adalah daftar frekuensi UHF GTV untuk berbagai wilayah di Indonesia:
| Wilayah / Provinsi | Kota / Kabupaten Utama | Kanal (UHF) | Frekuensi (MHz) |
|---|---|---|---|
| DKI Jakarta & Banten | Jabodetabek, Serang, Cilegon | 28 UHF | 530 MHz |
| Jawa Barat 1 | Bandung, Cimahi, Padalarang | 41 UHF | 634 MHz |
| Jawa Barat 2 | Cirebon, Indramayu, Kuningan | 44 UHF | 658 MHz |
| Jawa Tengah | Semarang, Demak, Kendal | 46 UHF | 674 MHz |
| Jawa Tengah / DIY | Yogyakarta, Surakarta (Solo), Sleman | 41 UHF | 634 MHz |
| Jawa Timur 1 | Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto | 41 UHF | 634 MHz |
| Jawa Timur 2 | Malang, Batu, Probolinggo | 43 UHF | 650 MHz |
| Sumatera Utara | Medan, Deli Serdang, Binjai | 43 UHF | 650 MHz |
| Sumatera Barat | Padang, Pariaman, Bukittinggi | 39 UHF | 618 MHz |
| Sumatera Selatan | Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir | 35 UHF | 586 MHz |
| Riau | Pekanbaru, Kampar | 43 UHF | 650 MHz |
| Bali | Denpasar, Badung, Gianyar | 42 UHF | 642 MHz |
| Nusa Tenggara Barat | Mataram, Lombok Barat | 35 UHF | 586 MHz |
| Kalimantan Barat | Pontianak, Kubu Raya | 41 UHF | 634 MHz |
| Kalimantan Timur | Samarinda, Balikpapan | 27 UHF | 522 MHz |
| Sulawesi Selatan | Makassar, Gowa, Maros | 40 UHF | 626 MHz |
| Sulawesi Utara | Manado, Minahasa, Bitung | 35 UHF | 586 MHz |
*Catatan: Frekuensi bisa mengalami penyesuaian dari pusat. Jika Anda tidak mendapatkan sinyal, pastikan arah antena luar (Outdoor) Anda sudah mengarah ke stasiun pemancar terdekat.
Cara Mengaplikasikan Frekuensi GTV ke TV Digital / Set Top Box (STB)
Jika saluran GTV Anda hilang atau Anda baru pertama kali mengatur STB, ikuti petunjuk mudah berikut ini:
1. Persiapan Awal
- Pastikan antena UHF terpasang dengan baik dan mengarah ke stasiun pemancar.
- Hubungkan kabel antena ke port ANT IN di bagian belakang STB atau langsung ke TV (jika TV Anda sudah mendukung DVB-T2).
- Nyalakan TV dan pindahkan sumber masukan (Source/Input) ke HDMI atau AV sesuai kabel yang digunakan dari STB ke TV.
2. Cara Scan Otomatis (Auto Search)
- Ambil remot STB / TV Digital Anda, lalu tekan tombol Menu.
- Pilih opsi Pencarian atau Instalasi (ikon antena).
- Pilih menu Pencarian Otomatis (Auto Scan).
- Masukkan kode pos wilayah Anda jika diminta, lalu tekan OK.
- Tunggu proses pemindaian hingga 100%. Saluran GTV akan otomatis tersimpan jika sinyal di daerah Anda bagus.
3. Cara Scan Manual (Manual Search) - Sangat Dianjurkan!
Jika fitur scan otomatis gagal menemukan GTV, gunakan pencarian manual dengan memasukkan angka UHF pada tabel di atas:
- Masuk ke Menu > Pencarian.
- Pilih opsi Pencarian Manual (Manual Scan).
- Masukkan angka Kanal / CH UHF sesuai tabel wilayah Anda (contoh: untuk Jakarta masukkan 28).
- Perhatikan bar indikator Kekuatan Sinyal (Signal Strength) dan Kualitas Sinyal (Signal Quality). Pastikan kualitasnya di atas 50%. Jika masih rendah, putar arah antena UHF Anda secara perlahan hingga indikator tersebut naik.
- Tekan Mulai / OK untuk menyimpan frekuensi.

Posting Komentar